Organisme hidup di dasar laut 2,1 miliar tahun yang lalu.
Ahli paleontologi dari Perancis dan Kanada menemukan jejak organisme makroskopis di Gabon yang hidup di dasar laut dangkal sekitar 2,1 miliar tahun yang lalu. Ini adalah 600 juta tahun sebelum waktu kehidupan yang tercatat sebelumnya.
Perlu dicatat bahwa skeptis berpendapat bahwa yang ditemukan oleh para peneliti dari sampel adalah jejak koloni bakteri atau entitas anorganik, misalnya, nodul belerang.
Para peneliti melakukan serangkaian analisis komposisi kimia fosil, yang menegaskan bahwa jejak organiknya masih ada, dan jejak belerang no. Selain itu, para ilmuwan telah menemukan serangkaian fosil yang dapat diartikan sebagai jejak merangkak.
Penemuan oleh para peneliti berarti bahwa organisme multisel muncul di Bumi hampir pada saat ketika atmosfernya mulai mengandung sejumlah besar oksigen yang berasal dari biogenik. Namun, kemungkinan multisel yang terdeteksi segera punah dan tidak meninggalkan keturunan.
Sumber: paleontologyworld.com
Ahli paleontologi dari Perancis dan Kanada menemukan jejak organisme makroskopis di Gabon yang hidup di dasar laut dangkal sekitar 2,1 miliar tahun yang lalu. Ini adalah 600 juta tahun sebelum waktu kehidupan yang tercatat sebelumnya.
Perlu dicatat bahwa skeptis berpendapat bahwa yang ditemukan oleh para peneliti dari sampel adalah jejak koloni bakteri atau entitas anorganik, misalnya, nodul belerang.
Para peneliti melakukan serangkaian analisis komposisi kimia fosil, yang menegaskan bahwa jejak organiknya masih ada, dan jejak belerang no. Selain itu, para ilmuwan telah menemukan serangkaian fosil yang dapat diartikan sebagai jejak merangkak.
Penemuan oleh para peneliti berarti bahwa organisme multisel muncul di Bumi hampir pada saat ketika atmosfernya mulai mengandung sejumlah besar oksigen yang berasal dari biogenik. Namun, kemungkinan multisel yang terdeteksi segera punah dan tidak meninggalkan keturunan.
Sumber: paleontologyworld.com

Komentar
Posting Komentar